Diduakan? November 21, 2007
Posted by haSna- ^_^ in Kisah.trackback
Yaelah, tiada disangka tiada kuduga kalau bakal ada penduaan, menduakan atawa diduakan terjadi dalam kisah hidupku. Tapi aku juga bingung dimana posisiku, diduakan atau sebagai yang mengakibatkan adanya penduaan (halah bingung, gak penting!!). Ada berapa reaksi (dasar emang cowok proaktif, sukanya melakukan sesuatu yang bikin orang bereaksi )yang timbul dari perlakuan ’diduakan’:
1. koreksi diri dan berusaha jadi lebih baik
2. ngutuk (atau sejenisnya) yang menduakan
3. mencaci maki (atau sejenisnya) yang jadi ’duaan’ (duaan = pacar keduanya –kalogak mau dibilang selingkuhannya-)
4. bekerja sama dengan si ’duaan’ untuk balas dendam sama cowoknya
5. minta putus/mutus tanpa babibubebo
6.(kalo sodara2 ada ide lagi, silahkan tambah di comment)
Mau tau rasanya diduakan? Mungkin setara ya dengan perasaan ketika tiba-tiba Bapakmu bawa istri kedua atau ibu baru tanpa pemberitahuan/persetujuan sebelumnya, atau sebaliknya. Atau nggak usah jauh-jauh, pernah merasa diKhianati, lah nggak jauhlah rasanya sama dikhianati apalagi sama sahabat karib.
Hasil survey membuktikan, 5 dari 5 wanita mengatakan kalau diduakan itu adalah hal yang sangat menyakitkan. Secara reaksi, raut mereka sama yaitu mangkel begitu mendengar kata itu. Tindakan yang mungkin mereka lakukan bermacam-macam. Diantaranya adalah seperti ini:
1. Wanita 1. Dia adalah sejenis orang yang beruntung karena baru satu kali pacaran, sama2 sayangnya, 2 pihak keluarga dah setuju dan sekarang dah tunangan, bisa dibilang kisah cintanya mulus. Komentarnya tentang diduakan adalah dengan menggebu-gebu penuh emosi dia bilang kalau mau bertahan ya putusin cewek yang satunya, kalo nggak mau ninggalin salah satunya ya ‘putusin aja’ tuh cowok, gak perlu takut kehilangan cowok, masih banyak cowok yang laen, dasar kurang ajar cowok yang kayak begitu. tapi kalo kalian masih sama-sama sayang banget dan mau mempertahankan, ya dia harus milih salah satu.
2. Wanita ke 2 ini rada tomboy, dia dah berkali-kali ganti cowok, mulai cowok yang preman sampe yang culun. Komentarnya kalo dia diduain, dia bakal mbales ngeduain.
3. Wanita ke 3. Karena dia trauma sama kondisi keluarganya yang berantakan (apalagi bokapnya punya 3 istri), spontan dia bilang putusin aja cowok itu, nggak jamin kalo nggak bakalan ada yang ketiga, keempat dan seterusnya. rupanya dia trauma dengan poligami dan sejenisnya. Tapi kalo masih pacaran mah kalo mau bertahan ya gpp tapi harus milih salah satu.
4. Wanita ke 4. Berhubung sang cowok emang kontribusinya nggak jelas terhadap kehidupannya, maka tanpa pikir panjang dia langsung ‘putus’, titik dan segera cari penggantinya.
5.Wanita ke 5. Berunding. Si cowok mau milih siapa, intinya harus jalan sama satu wanita aja.
Mbak-mbak….ada yang mau nambahin..monggo, siapa tau bisa bantu orang lain yang lagi bingun bersikap nih.
Buat si cowok….. Butuh ta pandangan wanita secara umum tentang bagaimana rasanya diduakan dan apa yang diinginkan atas kondisi itu? Kalopun jawaban dan penjelasanku beberapa hari lalu ini nggak bisa mewakili kondisi cewek secara umum, toh kenapa lha wong kamu cuma berurusan dengan dua wanita, ya cukup tanya aja ke dua wanita yang bersangkutan sama kasus ‘diduakan’ itu, gak tau lagi kalo emang pilihannya lebih dari dua, hehe…pasti ruwet banget ya…
susah buat objektif kalo kenal keduanya Jenk…
jaz let it flow deh…
yang jelas, gak penting ah, pandangan wanita secara umum tentang diduakan atau apapun yang diinginkan atas kondisi itu. Emang mau survey lagi?
hayo, satu lembar kuesionernya berapa duit?Go, Hasna!
Perlu ketegasan dan keberanian Jenk…
ketegasan memutuskan dan keberanian menghadapi yang terjadi berikutnya
hati manusia siapa yang tahu?
semua ada di tanganmu saat ini…
dan aku tau, ini bukan hal yang gampang, bahkan untuk sekedar diabaikan…
ayo, cerita sama aku…
–>>> siweol
ketegasan dan keberanian? kalo hubungannya dengan pilihan, aku sudah cukup tegas dan berani untuk memutuskan pilihan sejak lebih dari setahun yang lalu, itupun sampe saat ini aku masih tetap pada pilihanku… apa aku harus milih lagi? aku dah gak punya pilihan. dia yang harus milih…
ayo, kapan? kamunya aja yang sibuk. oiya…jangan lupa beres2 kamarmu ya sblum kita cerita2, biar enjoy…
to siwi:
kayaknya kalau kenal keduanya malah bisa lebih objektif, karena bisa melihat dari berbagai sudut pandang..
–>>> scouteng & siwi
Yeah……..doain aj semua bakal baik-baik saja. amin…
yang jelas menurut pengalaman yang aku alami, di duakan tu emang sakitnya minta ampun. mungkin mending melahirkan kali ya daripada diduain hehehe.. bahkan aku sampe pngn (kalo ada nie) amputasi perasaan.. ga mungkin bgt kan!? tapi mo gmn lagi sakiiiiiiiiiiiiiiiiit bgt..
aku berdoa smoga ‘orang kedua’ suatu saat merasakan apa yg ta rasakan sekarang (mending yg kena ‘org kedua’ aja,jgn pacar aku,aku masih sayang ma dia)..
->>> novi
hm…