jump to navigation

“Doa Kepada Allah untuk Cintaku” November 22, 2007

Posted by haSna- ^_^ in My Hero.
trackback

Aku baca tulisan ini di kamar temanku. Aku tertarik (coz gue banget gitu loh!) lalu memintanya. Diapun memberikannya padaku. Lantas kutulis di sini:

Ya Allah, aku sunguh mencintainya. Aku tak sanggup memalingkan rasa cinta itu kepada yang lain. Ia menjadi kupu-kupu indah di dalam taman hatiku. Ia menjadi laksana bunga segar di ruang hatiku yang kosong, gersang dan hampa. Ya Allah, terima kasih Engkau anugerahkan kepadaku rasa cinta kepadanya. Rasa cinta yang mampu menggerakkan segala potensiku untuk berkarya dan memiliki semangat hidup. Jika memang dia jodohku, tetapkanlah hatiku untuk mencintainya. Jika dia baik untuk agamaku, dakwahku, dan kehidupan dunia akhirat, mudahkan ia untuk kudapatkan. Kuatkan terus sungai cintaku kepadanya. Berikan juga cintaMu kepadanya agar dia mencintaiku sebagaimana aku mencintainya. Tetapkanlah rasa itu, Ya Allah, Ya Rabb. Jagalah aku dari perbuatan buruk akibat rasa cinta itu.

Tapi jika dia tercipta bukan untukku, pupuskan cinta ini dan ikhlaskan hatiku. Berikan dermaga lain yang lebih baik untuk melabuhkan cintaku. Berikan hati yang bisa menerima hidupku dengan segenap ketulusan mencintaiku karena dia memang ingin melakukannya demi amanahMu. Dan biarkan kami terlarut dalam cinta kepadaMu.
Tapi sungguh aku mencintainya maka selama masih ada waktu untuk meminta, ijinkan aku untuk terus berharap agar dia saja yang jadi penjaga hatiku. Dia saja yang terus menggenggam tangan dan menguatkan semangatku kelak. Amin….

Comments»

1. Arif Budiman - November 26, 2007

Pertamax…
Ndak, cuma mau ngasih semangat aja buat mbak nuha85, sing penting niate saiki… Kalau memang masih tresna sama si Engkang, ya terusna. Tapi kalau sudah mendut-mendut cintanya, ya cari yang lain dong… Kan laki-laki masih banyak di dunia ini… (Dan banyak yang lebih ganteng lagi, termasuk aku :lol: ) Memang laki-laki kayak begitu perlu diberantas dari muka bumi ini, atau kalau perlu dilindes aja pake buldozer… Biar kapok…

2. nuha85 - November 29, 2007

Yeah…tengkyu banget atas semangatnya… Sudah ada keputusan untuk ‘kembali kepadaNya’

3. Nyonya Farid ngga login - December 4, 2007

menye menye terus reeeek…
:lol:

4. nuha85 - December 4, 2007

->>> siwi
apa maksudmu? aku nggak donk…

5. Arif Budiman - December 5, 2007

> Nyonya farid ngga login (meksa banget arane… :lol: )
Bahasa baru ya mbah??? Dapat wangsit dari mana itu???Dari gunung Kelud sing kape mbledhog tah???

6. dodo - December 8, 2007

Arif Budiman >>
setuju banget berantas ja laki2 kayak gitu… kalau pake buldozer biayanya mahal, pake palu ato obeng ja dah bisa kaok kalo cuma mau ngilangin keberadaan dari muka bumi…

7. nuha85 - December 8, 2007

->>> arif
bukan dari gunung kelud tapi dari gunung kawi, daerah mistis juga tuh

->>> dodo
gak usah pake alat juga bisa kok, pencet aja idungnya&dibungkam mulutnya sambil digelitik yah kurang lebih selama duabelas jam gitu… sudah cukup untuk menyiksa kehidupannya di dunia sehingga dengan sangat terpaksa dia pindah ke akhirat, hehe….

8. Arif Budiman - December 10, 2007

>nuha85
Sebenarnya pertimbangannya dibuldozer adl sbb:
1. Badannya kan jadi penyet, ntar bisa buka bisnis baru, jualan penyet orang
2. Ngetes buldozernya pembuat jembatan Suramadu, apa layak pakai atau tidak. :lol:

9. nuha85 - December 10, 2007

->>> arif
oohh…gitu….boleh deh kalo gitu. tambah lagi, bisa jadi ajang latian buat tukang/kuli bangunan atau kontraktor baru, lumayan…training gratis