Sebenarnya… February 28, 2008
Posted by haSna- ^_^ in Kisah.trackback
Lelaki itu datang juga. Tidak ada rasa apapun untuknya meski aku menerima kehadirannya. Tidak ada yang istimewa, tidak ada yang bisa aku banggakan apalagi aku harapkan dari dirinya. Dia ada atau tidak, sama sekali tidak begitu memberikan pengaruh. Jadi meskipun dia sempat melalui kebersamaan denganku, lantas pergi dengan tujuan entah apa, nggak ngefek. Aku masih baik-baik saja, akan menjalani hari-hariku seperti biasa, seperti sebelum dia datang dalam hidupku.
Dia pergi untuk menghindari suatu masalah? Mungkin. Untuk menyelesaikan masalah? Bisa jadi, atau malah mencari masalah agar tanggung jawabnya terhadapku lepas begitu saja. Dia menghilang membiarkan waktu berjalan meninggalkan kebersamaan kami hingga semuanya berlalu, semakin terlupa dan akhirnya dengan mudahnya terpisah tanpa kesedihan yang berarti.
Ternyata kepergiannya bukan untuk tujuan2 yang terungkap pada bait sebelum ini. Dia hanya menginginkan ketenangan hati. Bukan di bawah tekanan atau di antara bayang-bayang keretakan masa depan. Dia ingin sendiri dulu, melanglang buana lantas datang kembali dengan kekuatan dan keberanian yang lebih. Sayangnya, penyadaran ini kuperoleh jauh hari setelah kepergiannya, jauh hari setelah cukup banyak aku memaki dan menanamkan kebencian untuknya.
Untunglah masih kudengarkan cerita orang-orang yang juga hidup cukup lama dengannya, lebih lama dari pada aku. Beruntung juga mereka bersedia mengungkap kenangan-kenangan yang telah lama berlalu hingga aku pun sadar ada cinta, cinta yang cukup besar untuk dia di sisi lain hatiku yang masih terbungkus emosi. Hingga suatu saat, aku berani mengakui kalau dia memang pantas kucintai dan akupun mau mempertahankan cinta itu, entah dengan apa akan aku buktikan.
hoHOho,,,
pertamax…
(clingak-clinguk — amankan posisi..)
masalah LoPe emang komPlek,,,
logika nDak bisa dipake…
(Fiuh,, bingung juga ya,,)
->>> Galihyonk
Hooh, LoPe is Wonderpul, amazing, WOW deh…
Gak usah bingung… lope itu untuk dirasain, bukan dilogikain yang berujung pada bunging…eh bingung… cieehh
Pantes aj. kemaren semangat kerjanya. TO TUIIITTT….
->> Male javanicus erectus (hehe…)
Ye…Gak ada hubungannya lagi…
Ada mungkin, untuk jangka panjang hehe…. Kerja keras, untuk bertahan hidup dan mencapai cita-cita. Itu mungkin caraku membuktikan karena dia pernah berpesan pada orang lain ‘jangan pernah menghalangi cita-citanya (nya=aku)’ ^_^
*mikir bentar*
*connecting heart…..*
*mode iseng ON*
*loading….100%*
Dalam banget, jadi terharu.. cup..cup..cup.. yang sabar ya..
*mode iseng OFF*
restarting mind…!
*mode serius ON*
kayaknya kepergiannya juga masuk masalah.. begitu yakinkan kepergiannya untuk kembali.. mengapa tidak berusaha membangun pondasi rumah sendiri jika dia tak kembali.. seandainya diapun kembali, maka rumah itu juga bisa ditempati..
*mode serius OFF*
*mode normal ON*
->>> Scouteng
Dulu aku masih sering berharap dia kembali, tapi kepergiannya sekarang beda dengan dulu. Sekarang, adalah kebodohan terbesar kalau aku masih berharap dia kembali. Mungkin dia tidak akan kembali tapi suatu saat aku yang akan datang padanya.
keren tuch.. memang kembali itu gak baik, kita harus maju terus..
–>>> scouteng
“kembali itu gak baik”, kok bisa?
yup, maju terus pantang mundur…
salam kenal aja deh..
–>>> franya
yoi, salam kenal balik. Alamat Webmu mana??
bahasa yg lo pake keren deh..
salam kenal
->>> nne
makasih, jadi terharu … ^_^. Salam kenal juga
think positive… think positive…
*entah ini untuk yag keberapa kalinya*
->>> Mrs….
lha iya, ntu kan endingnya udah manis, positip.
Tambah mbulet ae. Pas dia ngga ada kangen. Setelah ketemu diem. Duh susah nih. Kyknya perlu training bentar dari si Om Genius nihh…
->>> Male….
Glodak….nggak nyambung tuh, prasaan akhir2 ini aku nggak pernah ketemu ma ‘lelaki itu’ kecuali dalam angan ato kebetulan kalo mimpiin dia….