jump to navigation

Seperti Malam March 29, 2008

Posted by haSna- ^_^ in Bait-bait Rasa.
trackback

Dia tak menakutiku dengan gelapnya
Tapi tak juga menyengatku dengan sinarnya
Dia tak menyelimutiku dari dinginnya
Tapi melindungiku dari teriknya

Dia bergemuruh tapi tak membuatku jera
Dia bertiup tapi tak membuatku beku

Dia tak kujemput tapi tak juga kuhindari
Dia datang begitu saja, juga pergi
Dia selalu hadir dengan apa yang ada
Mengisi tapi juga menyajikan yang beda

Dia seperti malam dan aku siangnya

** Dalam penantian di Depan SBP ITS, Kamis, 27 Maret 2008**

Dilanjutkan dengan sebuah pertemuan di Jembatan Semolowaru. Sungguh membuatku lega karena sejak 2 tahun lalu (sejak jadi SC BCS 2005) tempat ini sering kubicarakan dengan teman2 seangkatan nan seperjuangan di statistik tapi tak kunjung terwujud untuk ke sana bersama-sama. Akhirnya, kamis malam itu sampailah aku kesana meski bersama teman2 seperjuangan yang lain.

Makan malam di pinggir jalan, lesehan, di sela lalu lalang kendaraan, di atas aliran sungai yang begitu deras, di bawah naungan langit malam yang…..wah, seneng pokoe….

Seperti malam, yang tenang dan sepinya mampu menginspirasikan aku untuk mengerjakan skripsi dengan lebih serius tapi santai.

Malamku, aku selalu menantikanmu.

Comments»

1. achoy - March 29, 2008

wah enak nich…di jembatan ? ring road nya surabaya

2. nuha - March 31, 2008

->>> Achoy
Jelas to… kapan ni kamu nraktir kita2 untuk makan2 di sana. Lebih asyik deh menurutku drpd di resto2… (He…tergantung selera kayaknya…)

3. galihyonk - April 6, 2008

beautiful night…
hopely too 4me..
:)

4. nuha - April 7, 2008

->>> Galihyonk
harapan untuk semua makhluk hidup. makhluk tak hiduppun kadang menunggu malam untuk sekedar beristirahat, seperti mesin2 pabrik yang bekerja keras seharian, sok dramatis ye…hehe..