jump to navigation

Pagi Buta nan Terang April 20, 2008

Posted by haSna- ^_^ in Kisah.
trackback

Suara hujan yang sangat deras berhasil membangunkanku dari tidur di pagi yang masih sangat buta. Begitu mataku terbuka, aku langsung teringat pada seseorang, masih terus teringat sampai beberapa menit. Lalu mataku terarah pada sebuah jam dinding. Sudah setengah3 pagi rupanya, berarti sudah cukup lama aku tidur.

Bangun jam seginilah yang selalu aku inginkan beberapa minggu terakhir. Aku merasa ini adalah anugerah pertamaku pagi ini. Maka segera kubangkitkan badan, keluar kamar untuk mengguyurkan air suci. Beberapa saat kemudian, aku larut dalam sebuah ritual. Usai menengokkan kepala sambil dua kali mengucap salam, HPku berdering. Ada SMS rupanya. Kuraih HP itu lalu kubuka. Nama yang tercantum sungguh membuat senyumku mengembang lebar. Tentu saja, karena dia adalah orang yang hinggap di ingatanku sejak kubuka mata tadi. Lebih mengharukan lagi isinya yang menyerukan sebuah kebaikan. Lantas aku terigat dia pada suatu sepertiga malam terakhir, saat dia khusuk berdiri, di tepi sebuah pantai, yang menjadi awal kekagumanku padanya, ada harapan untuk menjadikannya teladan serta jadi alasan kenapa aku harus mempertahankan kehadirannya dalam hidupku. Sebuah kalimat yang sudah sangat lama kurindukan. Allah, terima kasih. Engkau telah melimpahkan anugerah yang sangat besar padaku, sepagi ini. Menumbuhkan semangat luar biasa untuk melanjutkan hari ini.

Kulanjutkan ritual itu hingga puas aku memohon dan memujaNya. Menumpahkan segenap rasa ingin diampuni dan meluapkan segala harap bertabur bening air mata yang tak pernah dapat aku tampung ketika hati ini benar-benar tersentuh. Semoga esok aku semakin rajin menjalani ini, seperti yang ibu ajarkan dan selalu contohkan padaku. Tak peduli kakinya berlumur darah hingga menodai mukenanya, dia selalu memanjat untuk kami, bersimpuh hingga mata kakinya menghitam, Tiap malam…mulai pagi buta hingga terang. Ibu yang juga tiada lelah membangunkan aku yang waktu itu sebenarnya agak malas tapi masih saja kukerjakan karena semalas apapun, jika pagi menjelang sedangkan kebiasaan itu belum tertuntaskan, perasaanku jadi tak tenang.

Kalaupun aku kadang atau bahkan sering lupa akan semua ini, semoga Tuhan mengirimkan seseorang yang selalu mengingatkanku akan ini. Ajakan, anjuran ataupun nasehat dari orang lain kadang menjadi sangat manjur untuk meyakinkan kembali akan apa yang ingin kita lakukan juga menambah kekuatan kepada kita untuk melaksanakannya dengan lebih baik.

Seusainya, dengan penuh semangat pula kulanjutkan mencuci pakaian. Jadi lebih menyenangkan karena ada teman mencuci, bisa disambi ngobrol. Sejuk pagi ini, setelah semalaman diguyur hujan, menambah segar otak dan menggugah semangat. Aktifitas lain yang menggembirakan, ucapan selamat ulang tahun untuk seorang sahabat lewat SMS dibalas dengan obrolan lewat telepon, bercerita panjang lebar. Menuntaskan rinduku padanya.

Pagi yang benar-benar mengharukan, membahagiakan. Sepertinya, aku tak akan pernah puas mengucapkan “Thanks God.”

Comments»

1. achoy - April 21, 2008

ingin sepertinya bisa damai dan sejuk seperti itu…..semoga tiap pagi bisa seperti itu….menyambut kesejukan tiap hari…

2. nuha - April 21, 2008

->>> achoy
amin….pagi yang selalu akan jadi luar biasa

3. scouteng - April 24, 2008

kayaknya ku tahu yang mengirim sms tu, cirinya yang seperti malam di pantai.. he..he.. semoga sukses dech..

4. nuha - April 24, 2008

->>> scouteng
masa kamu tau??? ah, kamu emang sok tau…hehe…
sukses…amiiiiiiiiiiiiiiinnnn…………..

5. scouteng - April 24, 2008

>>Lantas aku terigat dia pada suatu sepertiga malam terakhir, saat dia khusuk berdiri, di tepi sebuah pantai, yang menjadi awal kekagumanku padanya, ada harapan untuk menjadikannya teladan serta jadi alasan kenapa aku harus mempertahankan kehadirannya dalam hidupku<<

bukannya pernah cerita, terus yang pernah di pantai bersama siapa lagi kalau bukan “dia”. terus yang mau dijadikan teladan kan “dia” juga. kayaknya tidak salah lagi dech..

6. nuha - April 24, 2008

->>> scouteng
…………nyerah deh………

7. scouteng - April 24, 2008

akhirnya…

8. nuha - April 25, 2008

->>> scouteng
puas…puas…???