jump to navigation

Demi Semalam di Madura March 25, 2009

Posted by haSna- ^_^ in Kisah.
1 comment so far

Capek…? Jelas teman, tapi itu bukan alasan untuk menghentikan langkah setelah sepagi beres2 kamar, jaga rental, lantas ke jurusan meski pada akhirnya gak ketemu sama dosen yang dinanti. Lalu lintas di jalan gresik yang dipadati oleh sepeda motor dan sejenis truck gedhe2 plus ngantuk yang tak tertahan juga tak membuatku ingin berhenti menarik gas motor.

Nguantuk pol, otomatis laju sepeda kuperlambat. Aku tersentak ketika sampe di pertigaan tandes hampir saja sesosok truck kuning menyerempetku… Alhamdulillah, Ya Allah terima kasih Engkau telah memberikan teguran langsung padaku sebelum sesuatu yang bahaya benar2 terjadi… aku langsung gak ngantuk teman2, bahkan dalam perjalanan gresik-madura yang memakan waktu 2,5 jam.

Baru kali ini aku pulang malem, melalui jalan raya yang gelap dan sepi, juga melalui jalan menuju kampung halaman yang sangat gelap. Apalagi aspalnya juga tak semulus jalan raya lainnya. Aku turut merasakan suasana teman2 pramuka ITS yang pada 2 april 2004 silam mengunjungi rumahku yang di madura. Jalanan gelap di tengah sawah. Rada merinding juga sih…. apalagi adikku juga cerita tentang beberapa perampokan dan penampakan yang pernah terjadi di situ. Hi…

Sesampainya di rumah, tentu saja aku dan adikku disambut dg hangat krn emang dr td dah ditunggu, untung acara Maulid Nabi-nya belum dimulai so aku bisa melintas halaman rumah dengan hamparan tikar dan karpet yang belum diduduki seorangpun. Wei, aku seneng setelah beberapa bulan g menginjakkan kaki di tanah kelahiranku ini, apalagi Idul Adha kemaren aku gak kesini krn lagi bertugas di ujung barat laut negeri ini.

Seusai menyapa dan tebar pesona sejenak sama keluarga n tetangga2 yang ada di rumah, aku langsung menikmati ketenangan malam ini disini… (dengan tidur, hehehe) cz esok pagi dah tarik gas menuju Surabaya.

Gak Cuma untuk Anak-anak March 22, 2009

Posted by haSna- ^_^ in Kisah.
5 comments

Pagi-pagi nongkrong di depan tipi sambil sarapan pecel tumpang n minum susu anget. Asyik dah… yang bikin lebih asyik, 2 hari ini aku nonton acara anak-anak di sebuah stasiun televisi swasta. Yang kemaren tentang Parkour dan hari ini tentang demokrasi dan beberapa pengetahuan lainnya .

Selama kurang lebih satu jam aku menikmati acara tersebut. Acara ini diawali oleh gambar tentang kampanye2 parpol beberapa hari terakhir yang ternyata banyak melibatkan anak-anak (padahal katanya gak boleh ya…) Di bagian lain, menceritakan tentang pelajaran demokrasi di sebuah SD di Jakarta. Pemilihan presiden dan wapres untuk sekolah tersebut. Pesertanya adalah siswa kelas 5 yang kebetulan emang dah dapet pelajaran tentang pemilu. Learning by Doing nih…

Pelaksanaannya, siswa-siswi kelas ini dibagi dalam beberapa kelompok yang tentunya kelompok2 tsb adalah parpolnya. Tiap kelompok/parpol mencalonkan presiden dan wapresnya. Nah, sang pres n wa-nya juga kampanye loh… Lucu kampanyenya… “Kalo saya jadi presiden, saya akan mengusahakan semua kelasnya di pasang AC.” Wuih… Makin ‘warming’ aja nih globalnya hehe… Calon yang laen juga gak mau kalah, “Nanti kalo saya jadi presiden di SD ini, fieldtrip-nya 2 kali dalam sebulan”, yup…ini baru asyik… ^_^ Asyik ya… coba semua sekolah mraktekin hal yang sama, pelajaran PPKn/PMP/Kewarganegaraan-nya jadi nggak membosankan.

Usai acara tersebut, masih ada acara anak lagi (berhubung ni hari minggu kawan, jadi acara anak melulu). Kali ini tentang anak2 yang lagi maen pasir di pantai. Biar mainnya gak sia2, datanglah seorang “profesor” membawa sebotol soda kue dan asam sitrat. Lantas, dibuatlah gunung mini dari pasir pantai tsb n terjadilah simulasi gunung meletus dengan menggunakan dua bahan yang dibawa profesor tadi.

Acara terakhir ni mengingatkan aku pada beberapa waktu lalu ketika aku dan beberapa temanku aktif dalam Science Kids Club. Ni perkumpulan anak muda (hehe…, temen2 kuliah maksudnye) yang cari rupiah lewat program science (semacem kegiatan yang memperagakan banyak ilmu alam dengan metode bermain, tepatnya dibuat kayak sulapan biar menarik). Jaman itu kami keliling dari sekolah ke sekolah untuk promosi sambil Show biar program ini bisa dijadikan sebagai kegiatan ekstrakurikuler di tiap sekolah, tujuannya ya itu tadi biar science tuh gak membosankan n mudah dipahami. Sayangnya program ini bisa dibilang kurang sukses, bukan karena programnya gak menarik tapi karena personelnya pada ngilang n sibuk… kalo ada yang mo nerusin monggo deh, keren lho…

Eh, tapi menurutku, acara2 kayak gini gak cuma untuk anak-anak lho. Remaja atau bahkan orang tua perlu juga ngikutin. Biar bisa ngajarin anaknya nantinya… so gak terlalu bergantung sama guru/sekolah untuk perkembangan kecerdasan anaknya karena sebenarnya sekolah itu cuma sarana/pelengkap saja sedangkan pendidikan yang utama tetep ada di tangan orang tua. Setuju??!!

Lagian, kalo aku liat tadi pagi setelah aku ganti channel lain yang menyugukan acara2 yang notabene untuk remaja/dewasa, acara anak2 semacam ini lebih bermutu n lebih baik layak untuk ditonton dr pada acara infotainment yang beritanya sama melulu tiap hari ato bahkan terkesan cari-cari berita dengan membahas hal2 yang gak penting n acar reality show yang terkesan dibuat-buat dan mengedepankan emosi doank tanpa ada esensinya yang tentunya akan memberikan dampak buruk ketika penontonnya gak bisa ‘nyaring’ tentang apa yang ditonton. Hm… begitulah kawan-kawan….

Dari Lagu, Dari Hati March 21, 2009

Posted by haSna- ^_^ in Kisah.
3 comments

Tak terlalu banyak kata yang bisa terungkap meski sederet kalimat bergejolak dalam hati. Menulis ini pun terilhami dari sebuah lagu yang tak sengaja kudengar yang melintas dan terhenti sejenak di ruang kosong hatiku….

“Mungkin aku tidaklah sempurna, tetapi hatiku memilikimu sepanjang umurku. Mungkin aku tak bisa memiliki dirimu seumur hidupku….”

Sejenak merenung, menikmati gejolak lantas tersenyum kembali. Aku sudah berhasil melalui masa itu, sebuah masa yang begitu ‘memukul’ tapi sungguh membuat aku sadar bahwa ada banyak hal yang harus aku perbaiki.

Terima kasih, sahabat… ^_^